Journal article

SUPLEMENTASI PROBIOTIK Saccharomyces spp.Kb-13 DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI, KARAKTERISTIK KUALITAS TELUR, DAN KOLESTEROL KUNING TELUR AYAM LOHMANN BROW

I Gst. Nym. Gde Bidura

Volume : 22 Nomor : 3 Published : 2019, October

MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan efek dosis Saccharomyces spp.Kb-13 (isolasi dari cairan rumen kerbau) sebagai probiotik pada kinerja produksi, karakteristik kualitas telur, dan kadar kolesterol kuning telur ayam Lohmann Brown. Seratus dua puluh ayam petelur Lohmann Brown umur 72 minggu digunakan dalam percobaan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 macam perlakuan, yaitu: S0: tanpa pemberian probiotik; S1: Dengan penggunaan 0,10% Saccharomyces spp.Kb-13; S2: dengan penggunaan 0,20% Saccharomyces spp.Kb-13; and S3: dengan penggunaan 0,30% Saccharomyces spp.Kb-13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Saccharomyces spp.Kb-13 secara nyata (P<0,05) dapat meningkatkan berat telur total, efisiensi penggunaan pakan, warna kuning telur, persentase kuning dan kulit telur, dan ketebalan cangkang. Suplementasi probiotik ke dalam diets ternyata tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, indek telur, HU, dan BJ telur. Administrasi 0,20-0,30% Saccharomyces spp.Kb-13 menghasilkan kadar kolesterol kuning yang lebih rendah (P<0,05). Disimpulkan bahwa penerapan dalam diet 0,20-0,30% Saccharomyces spp.Kb-13 meningkatkan massa telur, efisiensi pakan, warna kuning telur, persentase kuning telur dan kulit telur, dan ketebalan cangkang telur, serta menurunkan kadar kolesterol dalam yolk pada ayam petelur Lohmann Brown Kata kunci: probiotik, ketebalan cangkang, kolesterol, ayam