Journal article

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD) DAN REKANAN TERHADAP KINERJA BIRO ADMINISTRASI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH PROVINSI BALI

ANAK AGUNG DIAH PARAMI DEWI NGAKAN MADE ANOM WIRYASA Bayu Kurnia Atmaja

Volume : 7 Nomor : 1 Published : 2019, January

Jurnal Spektran

Abstrak

Akuntabilitas kinerja Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Provinsi Bali dibutuhkan dalam proses pelelangan proyek konstruksi untuk menghindari kecurigaan dari rekanan sebagai peserta lelang. Tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat kepuasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan rekanan terhadap kinerja Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa dan faktor dominan yang mempengaruhi kepuasan OPD dan rekanan terhadap kinerja Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa pemerintah Provinsi Bali . Penelitian dilakukan pada Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Provinsi Bali. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan survei kuesioner yang didistribusikan kepada 51 responden. Selanjutnya regresi linier berganda digunakan sebagai teknik analisis data. Berdasarkan hasil analisis ditemukan terdapat pengaruh yang signifikan tingkat kepuasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap kinerja Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa pemerintah Provinsi Bali yang dibuktikan dengan dengan tingkat signifikansi ? < 0,05. Sementara, terdapat juga pengaruh yang signifikan tingkat kepuasan rekanan terhadap kinerja Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa pemerintah Provinsi Bali yang dibuktikan dengan dengan tingkat signifikansi ? < 0,05. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kepuasan rekanan adalah dimensi reliability dengan nilai Standardized Coefficients Beta sebesar 23,8%, kemudian disusul oleh empati sebesar 22,4%, tangible sebesar 21,7%, responsiveness sebesar 19,6% dan assurance sebesar 15,9%. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kepuasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) adalah dimensi assurance dengan nilai Standardized Coefficients Beta sebesar 29,2%, kemudian disusul oleh empati sebesar 25,1%, reliability sebesar 20,5%, tangible sebesar 17,6% dan responsiveness sebesar 15,8%.