Journal article

Pemahaman Kuantitatif Dasar dan Penerapannya dalam Mengkaji Keterkaitan Antara Bentuk dan Makna

Gede Primahadi Wijaya Rajeg I MADE RAJEG

Volume : 37 Nomor : 1 Published : 2019, February

Linguistik Indonesia

Abstrak

Makalah ini memaparkan pemahaman kuantitatif dasar, khususnya teknik statistik analitik Chi-Square ( ), dan penerapannya untuk permasalahan linguistik terkait hubungan antara bentuk dan makna. Berdasarkan data dari Indonesian Web as Corpus, makalah ini menggunakan medan leksikal PANAS sebagai contoh untuk mengukur keterkaitan antara pemakaian (non-)metaforis dan bentuk morfosintaksis kata berdasarkan sampel sitiran verba berakar panas, dan kata panas itu sendiri. Analisis menunjukkan keterkaitan yang sangat signifikan dan kuat antara realisasi morfosintaksis medan leksikal PANAS dan distribusi pemakaian (non-)metaforisnya. Efek keterkaitan yang paling kuat ditunjukkan oleh bentuk inkohatif memanas yang berasosiasi positif dengan pemakaian metaforis, dan bentuk dipanaskan dan panas yang berasosiasi negatif dengan pemakaian metaforis. Temuan ini berimplikasi terhadap adanya ciri semantis dominan terkait wujud morfosintaksis suatu kata, fenomena yang dapat mencerminkan keterkaitan antara bentuk dan makna pada bahasa. Katakunci: Chi-Square, Linguistik Korpus Kuantitatif, bahasa pemrograman R, metafora, keberpasangan bentuk dan makna, medan leksikal PANAS, bahasa Indonesia