Journal article
Hubungan Kemampuan Berpikir Kritis terhadap Keaktifan Belajar pada Mahasiswa Sarjana Kedokteran Universitas Udayana
Icha Milenia Yanwar I GUSTI AYU SRI DARMAYANI I Gde Haryo Ganesha I Putu Bayu Mayura
Volume : 14 Nomor : 1 Published : 2023, January
intisari sains Medis
Abstrak
Pendahuluan:Salah satu metode pendekatan untuk membantu mahasiswa dalam menemukan masalah dari suatu peristiwa yang nyata adalah pembelajaran berbasis masalah. Hal ini dapat mempengaruhi metode belajar yang menyebabkan peningkatan kemampuan berpikir dan keaktifan belajar. Berpikir kritis akan mendorong terbentuknya pengetahuan dan akan diinterpretasi personal dan akan diaplikasikan pada kondisi atau masalah sehingga meningkatkan keaktifan belajar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan keaktifan belajar pada mahasiswa sarjana kedokteran Universitas Udayana.Metode:Responden penelitian ini adalah mahasiswa this research is analytic research with a cross-sectional approach. The sampling technique used was the total sampling method and used a questionnaire of critical thinking and active learning.Results:A total of 165 respondents met the inclusion criteria in this research. The analysis results showed that critical thinking skills increased active learning significantly (p < 0.001) with moderate and direct correlation (r = 0.574).Conclusion:The ability to think critically can affect the level of active learning in medical education students.program studi sarjana kedokteran Universitas Udayana angkatan 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengantotal samplingdan menggunakan kuesioner berpikir kritis dan keaktifan belajar.Hasil:Sebanyak 165 responden memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis meningkatkan keaktifan belajar secara signifikan (p < 0,001) dengan korelasi sedang dan searah (r = 0,574). Simpulan:Kemampuan berpikir kritis dapat mempengaruhi tingkat keaktifan belajar pada mahasiswa sarjana kedokteran Universitas Udayana