Journal article

TAMAN BUDAYA TANI DI JATILUWIH, TABANAN-BALI Penerapan Gaya Arsitektur Tropis pada Tampilan Fasad Bangunan

Ni Putu Dita Sevianti Pariata IDA BAGUS GDE WIRAWIBAWA I WAYAN WIRYAWAN

Volume : 7 Nomor : 1 Published : 2019, January

JA Unud

Abstrak

ABSTRACT Taman Budaya Tani in Jatiluwih, Tabanan-Bali is a design of agritourism facility as a form of potential development of rice farming sector through educational activities as well as a recreation by introducing the culture of paddy farming es-pecially that developed in Jatiluwih, Tabanan. This tourism faciliticy is included in the range of agritourism that related to the food crops sector, namely rice crops, which is involving tourists to participate actively and doing the activities of rice farming culture.Jatiluwih-Tabanan geographically is included into tropical climate area that characterizes the presence of sunlight throughout the year and high rainfall, thus the building design of Taman Budaya Tani implements the style of tropical architecture in the appearanceof the facade to present a responsive impression to the surrounding environment and also to give impression of harmony with nature through the appearance of the building. The appearance of building facade will be applied environmentally friendly design and be able to adapt to tropical climate conditions, which can have an impact on the comfort of the users in it. Keywords: Agricultural Park, Agritourism, Rice Farming, Jatiluwih, Tropical Architecture ABSTRAK Taman Budaya Tani di Jatiluwih, Tabanan-Bali merupakan perancangan fasilitas wisata sebagai bentuk pengembangan potensi sektor pertanian tanaman pangan, yaitu padimelalui kegiatan edukasi sekaligus menjadi rekreasi dengan memperkenalkan kebudayaan tani padi khususnya yang berkembang di daerah Jatiluwih, Tabanan.Wisata ini termasuk ke dalam ragam wisata agro yang berkaitan dengan sektor pertanian tanaman pangan, yaitu tanaman padi dengan melibatkan wisatawan turut terjun aktif berkegiatan dan melaksanakan aktivitas budaya tani padi. Secara geografis, daerah Jatiluwih-Tabanan termasuk ke dalam iklim tropis yang memiliki ciri adanya penyinaran matahari sepanjang tahun dan curah hujan yang tinggi, sehingga perancangan bangunan pada Taman Budaya Tani ini menerapkan gaya arsitektur tropis dalam tampilan fasad untuk menghadirkan kesan yang responsif terhadap lingkungan sekitar dan terwujud kesan keselarasan dengan alam melalui wujud tampilan bangunannya. Tampilan fasad bangunan yang diterapkan nantinya memiliki kesan ramah terhadap lingkungan sekitar dan mampu beradaptasi dengan kondisi iklim tropis, yang mana dapat berdampak pada kenyamanan terhadap pengguna di dalamnya. Kata Kunci: Taman Budaya Tani, Wisata Agro, Pertanian Padi, Jatiluwih, Arsitektur Tropis