Journal article

Sanggar Tari dan Tabuh di Badung, Bali, Natah dalam Komposisi Bangunan pada Sanggar tari dan Tabuh

Putu Yoga Dananjaya NI MADE YUDANTINI I WAYAN WIRYAWAN

Volume : 7 Nomor : 1 Published : 2019, January

Jurnal Arsitektu Universitas Udayana

Abstrak

Sanggar tari dan tabuh di Badung merupakan suatu fasilitas yang difungsikan untuk mengasah kemampuan seseorang pada bidang seni, yaitu dalam bidang tari dan tabuh, dimana tujuannya adalah melestarikan seni budaya daerah yang ada di Bali. Ide dari pembuatan proyek ini didasari atas permasalahan yang timbul dari lingkungan sekitar, dimana banyak anak-anak muda yang lebih menyukai seni pertunjukan masa kini atau modern, sehingga seni budaya daerah semakin tersampingkan. Maka dari itu sanggar tari dan tabuh dirancang dengan tujuan agar anak-anak muda lebih mencintai seni budaya daerah. Untuk memfasilitasi hal tersebut, rancangan proyek ini dibuat terdiri dari beberapa massa yang memiliki fungsi masing-masing, yaitu fungsi utama, penunjang, dan pelengkap. Natah sangat berpengaruh pada komposisi massa bangunan yang ada pada sanggar. Pada setiap massa bangunan yang ada pada sanggar tari dan tabuh di Badung berorientasi kearah natah yang ada pada rancangan , dimana ruang luar/natah menjadi titik pusat atau titik temu bagi civitas pada proyek. Pada dasarnnya natah pada sangar tari dan tabuh ini difungsikan sebagai tempat latihan bersama,namun fungsi lainnya adalah sebagai area penonton ketika ada pertunjukan. Dalam hal lain, natah juga difungsikan untuk mewujudkan aspek Tri Hita Karana (keharmonnisan hubungan antara manusia, lingkungan,dan Tuhan) yang bertujuan untuk keseimbangan secara sekala ataupun niskala. Kata Kunci: Sanggar, Komposisi massa, Natah.