Journal article

PELATIHAN BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDRO-VERTIKULTUR DI DESA DATAH KARANGASEM SEBAGAI KEGIATAN MITIGASI BENCANA

Made Pharmawati YENNI CIAWI LUH PUTU WRASIATI I MADE ANOM SUTRISNA WIJAYA

Volume : 18 Nomor : 2 Published : 2019, April

Buletin Udayana Mengabdi

Abstrak

Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem termasuk ke dalam KRB (Kawasan Rawan Bencana) IIakibat letusan Gunung Agung. Masyarakat tidak dapat merawat perkebunan dengan maksimal. Teknik hidro-vertikultur dapat menjadi solusi karena merupakan teknik bertanam tanpa tanah dan nutrisi dialirkan dalam bentuk larutan. Berbeda dengan pertanian konvensional, dimana unsur hara dalam tanah tidak diketahui, sehingga hidroponik cocok sebagai teknik bertanam di lahan tandus seperti Desa Datah. Pertanian hidro-vertikultur dapat dilakukan di tempat sempit, karena penanaman dilakukan pada wadah vertikal. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan bertanam sayuran secara hidro-vertikultur kepada petani dan pemuda STT yang ada di Banjar Tindih, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Kegiatan pertama dilakukan mulai bulan Juni 2018 meliputi persiapan alat dan bahan serta penjajagan lokasi.Kegiatan utama dilakukan tanggal 29 Juli 2018 yang diikuti oleh 26 orangyang dibagi dalam bentuk ceramah dan praktek. Ceramah mencakuppengertian hidroponik, alat dan bahan, cara pembibitandan cara pembuatan nutrisi.Praktek yang dilakukan adalah membuat persemaian, membuat larutan nutrisi dan transfer bibit ke sistem hidroponik. Sebanyak 1 sistem hidro-vertikultur dipasang dan 3 sistem statis box juga dikerjakan. Kegiatan kedua dilakukan tanggal 30September 2018.yang merupakan kegiatan evaluasiyangdiikuti oleh 8 peserta. Pengamatan menunjukkan bahwa tanaman kangkung dapat tumbuh dengan baik, sedangkan tanamanselada pertumbuhannyatidak maksima