Journal article

REDESAIN MANDALA WISATA SAMUANTIGA, BALI Penerapan Tema Neo-Vernakular

I Made Ari Suryawan IDA AYU ARMELI I Ketut Muliawan Salain

Volume : 4 Nomor : 2 Published : 2016, July

Jurnal Arsitektur Universitas Udayana

Abstrak

REDESAIN MANDALA WISATA SAMUANTIGA, BALI Penerapan Tema Neo-Vernakular I Made Ari Suryawan1), Ida Ayu Armeli2), dan I Ketut Muliawan Salain3) 1)Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana suryawanary@yahoo.com 2) Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana 3)Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana muliawan.salain@gmail.com ABSTRACT Redesigning Samuantiga tourism oject is an attempt to redesign and make it to be better than the previous condition. The objective of redesigning Samuantiga tourism object is to create a medium which can fulfill functional, structural, and aesthetic riquirements. Samuantiga tourism object is not only funcioned as a traditions preservation place but also as an education and recreation medium for either domestic or international tourists. There are a lot of tourism object which do not keep and preserve the traditions; therefore, the existence of tourism object which focus on Balinese tradition such as arts, religion and social life is needed. On the other hand, Bedulu vilage witch is located in a tourism area and has a well know historical story can be seen from the existence of Gedong Arca Archaeological Museum in Pejeng which is situated in a a strtegic location an Jln. Raya Bedulu/Bedulu street right in front of Samuantiga Tample in which the temple has a historical value as a meeting places of king in Bali. Therefore, it is necessary to redesign Samuantiga tourism object s a medium to preserve the traditions with a theme Neo-Vernacular by choosing Balineses architecture in order to make the buildings theme can be compatible and harmonious to orthe buildings. Keywords : Redesign,Mandala,Wisata,Samuantiga ABSTRAK Redesain Mandala Wisata Samuantiga merupakan usaha untuk mendesain ulang agar menjadi lebih baik dari keadaan sebelumnya. Tujuan redesain Mandala Wisata Samuantiga adalah untuk mewujudkan suatu wadah yang dapat memenuhi syarat baik dari segi fungsional, struktural dan estetika. Selain berfungsi sebagai tempat pelestarian kebudayaan Mandala Wisata Samuantiga ini juga menjadi tempat rekreasi dan sarana edukasi bagi wisatawan asing maupun lokal yang berkunjung, tetapi banyak tempat wisata yang tidak menjaga dan melestarikan kebudayaan sehingga perlu adanya tempat wisata yang berfokus pada pelestarian kebudayaan Bali baik dari segi kesenian, agama dan kehidupan masyarakat Bali. Di sisi lain Desa Bedulu yang terletak di jalur pariwisata serta memiliki perjalanan sejarah yang begitu dikenal ini dapat dilihat dari adanya museum Arekolog Gedung Arca di Pejeng. Lokasi yang strategis di Jln Raya Bedulu tepatnya di depan Pura Samuantiga yang dimana Pura Samuantiga sendiri memiliki nilai sejarah yaitu sebagai tempat pertemuan para raja dan orang-orang penting pada zamanya.Maka dari itu dipandang perlu adanya untuk Meredesain Mandala Wisata Samuantiga sebagai wadah untuk melestarikan kebudayaan dengan tema “ Neo-Vernakular” dengan mengambil Arsitektur Bali agar tema bangunan mampu berserasi dengan bangunan yang berada di sekitarnya. Kata kunci : Redesain, Mandala, Wisata , Samuantiga