Journal article

Gedung Parkir dan Penataan Halaman Depan Kampus Sudirman

Volume : 3 Nomor : 2 Published : 2015, July

Jurnal Arsitektur

Abstrak

GEDUNG PARKIR DAN PENATAAN HALAMAN DEPAN KAMPUS SUDIRMAN Pengaplikasian Paham Neo-Vernacular pada Bangunan Gedung Parkir dan Halaman Depan Made Nurjaya Subawa1), I Nengah Lanus2), dan I Ketut Muliawan Salain3) 1)Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana nurjayasubawa@yahoo.com 2)Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana polanusa@plasa.com 3)Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana muliawan.salain@gmail.com ABSTRACT Neo-Vernacular is a concept that commonly used in bildings those exist in Bali, especially in Denpasar. In general, this concept describe about equilibrium concept that manifested in the existence of traditional and modern concepts in buildings which have from of parking’s bulding and the area that forms front yard. Parking’s building is a building that used as a facility to accommodate vehicles for the certain civities or communities, while the front yard is the existence area that functioned as identity of its main building. The existence of these both projects on Sudirman campus area, causing a manifestation of the parking’s building project also adopted the facade from educational’s means and educational’s infrastructure such as toga and books. As the basis of the Neo-Vernacular’s concept, the application of the traditional concept also been emphasized especially for the building’s facade and the arrangement of plants given, are also arranged in the acts or rules of their own local area or region. Keywords: Front Yard, Neo-Vernacular, Parking’s Building, Sudirman Campus ABSTRAK Neo-Vernacular merupakan salah satu paham yang umum digunakan pada bangunan yang ada di Bali, khususnya kota Denpasar. Secara umum, paham ini mendiskripsikan keseimbangan yang diwujudkan dengan keberadaan konsep tradisional dan konsep modern pada bangunan yang tidak dipungkiri berupa bangunan gedung parkir dan area yang berupa halaman depan. Gedung parkir merupakan bangunan yang lebih difungsikan sebagai fasilitas untuk menampung kendaraan civitas tertentu, sedangkan halaman depan merupakan area yang keberadaannya lebih difungsikan sebagai pemberi identitas dari bangunan utamanya. Keberadaan kedua proyek pada area kampus Sudirman, menyebabkan wujud dari proyek gedung parkir juga mengadopsi tampilan dari sarana prasarana pendidikan seperti toga dan buku. Sebagai dasar dari paham Neo-Vernacular, penerapan konsep tradisional juga ditekankan khususnya pada tampilan bangunan dan penataan tanaman mengingat kedua hal tersebut juga diatur pada perundang-undangan daerah atau wilayah setempat. Kata Kunci: Gedung Parkir, Halaman Depan, Kampus Sudirman, Neo Vernacular