Journal article

Kajian Eksperimental Karakteristik Pembakaran Menggunakan Bahan Bakar Arak Bali

I W. Adi Pramana Putra I GUSTI KETUT SUKADANA I WAYAN BANDEM ADNYANA

Volume : 6 Nomor : 2 Published : 2017, April

Teknik Desain Mekanika

Abstrak

Arak Bali hasil fermentasi dari nira yang dihasilkan oleh beberapa jenis tumbuhan seperti : kelapa dan lontar. Untuk dapat dijadikan sebagai bahan bakar, arak Bali harus melalui proses pendestilasian terlebih dahulu. Sehingga dalam arak Bali terkandung 90% ethanol dan memiliki nilai oktan sebesar 108,6. Secara teoritis arak Bali bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Dalam pengujian ini ruang bakar mesin uji di bersihkan terlebih dahulu. Setelah di bersihkan kendaraan uji dibiasakan menggunakan arak Bali sebagai bahan bakar2 jam perhari selama satu bulan. Dari hasil pengujian karakteristik pembakaran menggunakan bahan bakar arak Bali, untuk visual endapan yang terdapat di head piston memiliki warna hitam dan endapan yang menggumpal hampir diseluruh bagian head piston. Sedangkan pada premium memiliki warna endapan hitam tetapi gumpalan endapan di head piston kurang dari 50% dari area head piston. Perbedaan jumlah endapan yang munculterjadi karena penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang tinggi tidak diimbangi dengan perbandingan kompresi dari mesin itu sendiri. Oleh karena itu bahan bakar akan terbakar atau meledak tidak pada waktunya atau yang biasa disebut knocking. Untuk pengujian kandungan senyawa yang terdapat dari endapan sisa pembakaran diperoleh, untuk premium terdapat 171 senyawa dan arak Bali 165 senyawa.