Journal article

Pemanfaatan Instant Messaging untuk Aplikasi Pembelajaran Membaca Al-Quran dengan Metode Tsaqifa

Faraz Muhammad Aulia Made Sudarma I Made Arsa Suyadnya

Volume : 2 Nomor : 1 Published : 2019, April

SINTECH (Science and Information Technology) Journal

Abstrak

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Namun, sekitar 54% umat Muslim belum bisa membaca Al-Qur’an. Banyak remaja dan orang dewasa yang beralasan hal tersebut dikarenakan tidak memiliki waktu, malu untuk belajar, tidak memiliki guru dan sebagainya. Berdasarkan permasalahan tersebut, banyak metode-metode dirumuskan untuk membantu masyarakat dalam belajar membaca Al-Qur’an. Metode Tsaqifa adalah salah satu metode yang diklaim dapat membantu masyarakat untuk bisa membaca Al-Qur’an hanya dalam waktu 7,5 jam. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, metode ini mulai dianggap konvensional. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif baru agar metode-metode pembelajaran tersebut bisa mengikuti kemajuan teknologi. Pemanfaatan instant messaging saat ini dapat digunakan sebagai media alternatif untuk menerapkan metode pembelajaran yang ada khususnya metode Tsaqifa sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat belajar secara mandiri, cepat, mudah dan interaktif. Pada penelitian ini, penerapan metode Tsaqifa dilakukan dengan mengembangkan sebuah aplikasi chatbot media pembelajaran membaca Al Qur’an yang memanfaatkan LINE Messaging API. Aplikasi yang dibangun telah dilakukan pengujian menggunakan 2 metode yaitu Blackbox Testing dan System Usability Scale (SUS). Pada pengujian Blackbox Testing, keseluruhan fungsionalitas aplikasi telah dinyatakan berhasil dijalankan dan berdasarkan hasil pengujian System Usability Scale (SUS), didapatkan skor rata-rata 73,3 dari 20 orang responden yang berarti aplikasi dapat diterima oleh pengguna (acceptable). Kata Kunci: aplikasi edukasi, chatbot, al-qur’an, metode tsaqifa, line messenger