Journal article

PENGARUH UPAH MINIMUM DAN INVESTASI PADA PERMINTAAN TENAGA KERJA DI PROVINSI BALI

I Made Alit Mahayana I WAYAN SUKADANA

Volume : 3 Nomor : 8 Published : 2014, August

E-JURNAL EKONOMI PEMBANGUNAN UNIVERSITAS UDAYANA

Abstrak

Upah minimum dan investasi mempunyai peran penting dalam penciptaan permintaan tenaga kerja. Peningkatan upah minimum dari pemerintah dan investasi akan berpengaruh terhadap permintaan akan tenaga kerja dan pengangguran pada suatu daerah. Untuk mengatasi masalah pengangguran, diperlukan kesediaan jumlah lapangan kerja yang seimbang dengan tenaga kerja yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum dan investasi terhadap permintaan tenaga kerja di Provinsi Bali periode 1993-2012. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan setiap kenaikan upah minimum sebesar 1 persen berdampak pada berkurangnya permintaan tenaga kerja di setiap sektor sebesar 18,19 persen. Sedangkan, untuk setiap kenaikan investasi sebesar 1 persen maka permintaan akan tenaga kerja akan bertambah sebesar 15,8 persen. Untuk mengatasi pengangguran yang disebabkan oleh kenaikan 1 persen upah minimum maka harus diimbangi dengan peningkatan investasi sebesar atau minimal 1,15 persen. Kemudian, untuk mengatasi permasalahan pengangguran yang terjadi pada tahun 2013, maka dibutuhkan jumlah investasi minimal 195 miliar.