Journal article

Kajian Nilai Gizi Minuman Tradisional Bali

Ni Made Indri Hapsari Arihantana I Desak Putu Kartika Pratiwi ANAK AGUNG ISTRI SRI WIADNYANI I WAYAN RAI WIDARTA

Volume : 17 Nomor : 2 Published : 2015, August

Agrotekno

Abstrak

Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara karena sangat terkenal dengan adat istiadat, objek wisata, dan kuliner tradisionalnya yang terdiri dari beraneka ragam makanan dan minuman tradisional. Salah satu minuman tradisional Bali yang cukup dikenal adalah loloh atau jamu yang terbuat dari bahan herbal alami yang mempunyai khasiat sebagai obat-obatan. Eksistensi dari minuman tradisonal Bali yang menyehatkan mulai terpinggirkan dan terlupakan karena masyarakat belum banyak mengetahui informasi mengenai manfaat dari minuman tradisional dan kandungan nilai gizinya. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pertama inventarisasi jenis minuman tradisional Bali khususnya yang terdapat di wilayah kota Denpasar. Tahap kedua adalah analisis nilai gizi minuman tradisional Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman tradisional Bali yang diinventarisasi yaitu loloh don piduh, loloh don jempiring, loloh don isen, loloh don tempoyak, loloh don kayu manis, dan loloh tibah mempunyai kandungan zat gizi yang sangat beragam karena menggunakan bahan yang berbeda dalam proses pengolahannya. Minuman loloh tersebut memiliki kandungan vitamin C berkisar antara 8,771 – 14,643 mg/100 g, kandungan total asam berkisar antara 0,094 – 0,109 %, kandungan total gula berkisar antara 0,029- 2,352 %, dan kadar tannin berkisar antara 0,005 – 0,072 %.