Journal article

Potensi Glacilaria sp. sebagai bahan baku bioetanol

Widyastuti Yan Ramona YENNI CIAWI

Volume : 6 Nomor : 1 Published : 2015, June

Jurnal Widya Biologi

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi Glacilaria sp. sebagai bahan baku alternative produksi bioetanol. Dalam proses fermentasi, hidrolisat Glacilaria sp. (yang dihasilkan melalui proses hidrolisis dengan 7% (b/v) larutan asam sulfat) , divariasikan menjadi 4 konsentrasi (0%, 25%, 50% dan 95% (b/v) dan dikombinasikan dengan 3 konsentrasi amonium sulfat (0%, 0,5% dan 1% (b/v) sebelum diinokulasi dengan suspensi yeast. Selain pH, parameter-parameter, seperti jumlah sel khamir total, kadar gula pereduksi sisa dalam kultur, dan kadar etanol yang terbentuk juga diukur berturut-turut dengan menggunakan metoda spread plate count, spektrofotometri pada 630 nm, dan penentuan densitas distilat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar etanol optimum sebesar 0,23% (v/v) atau 1,81 g/L dicapai pada hari ke-12 pada perlakuan kombinasi hidrolisat rumput laut 95% dan amonium sulfat 0,5%. Hasil ini menunjukkan hanya sebagian kecil gula diubah menjadi etanol, yang kemungkinan disebabkan oleh sifat khamir yang dipakai bukan homofermentatif sehingga mempunyai jalur metabolisme lain yang dapat mengubah gula menjadi senyawa organik lain, selain etanol. Kata kunci: Glacilaria sp., fermentasi, amonium sulfat, dan bioetanol