Journal article

PENGARUH EKSTRAK JUS DAUN PEPAYA TERFERMENTASI TERHADAP PENAMPILAN AYAM KAMPUNG BETINA UMUR 14-22 MINGG

i Wayan Jusnadiartha Ni Wayan Siti I Nyoman Ardika

Volume : 7 Nomor : 1 Published : 2019, January

e-Journal Peternakan tropika

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus daun papaya terfermentasi terhadap penampilan ayam kampung betina umur 14-22 minggu.Penelitian ini dilaksanakan di kandang ayam milik peternak yang berlokasi di Kediri, Tabanan selama dua bulan mulai dari persiapan hingga masa menjelang bertelur. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok sebagai ulangan, sehingga terdapat 16 unit percobaan. Tiap kelompok (unit percobaan) menggunakan 3 ekor ayam kampung umur 14 minggu dengan berat badan berkisar antara 713,45-1750 g. Keempat perlakuan tersebut, yaitu: A) Ransum komersial tanpa jus daun papaya terfermentasi sebagai kontrol, B) ransum komersial + 10% jus daun papaya terfermentasi, C) ransum komersial + 20% jus daun papaya terfermentasi, dan D) ransum komersial + 30% jus daun papaya terfermentasi. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, konsumsi air minum, pertambahan berat badan, berat badan akhir dan konversi ransum (FCR). Hasil penelitian menunjukkan semakin meningkatnya jus daun paepaya terfermentasi dapat menurunkan konsumsi ransum dan meningkatkan konsumsi air minum, namun secara statistik berbeda tidak nyata (P>0,05). Pada perlakuan C pertambahan bobot badan dan berat badan akhir paling tinggi dari perlakuan A,B dan D, namun secara statistik berbeda tidak nyata (P>0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian jus daun pepaya terfermentasi dalam ransum komersial dari level 10-30% tidak berpengaruh terhadap konsumsi ransum, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan dan berat badan akhir.