Journal article

STUDI PENURUNAN KANDUNGAN BOD55, COD, TSS, DAN WARNA PADA AIR LIMBAH INDUSTRI PENCELUPAN KAIN MENGGUNAKAN METODE LAHAN BASAH BUATAN (CONSTRUCTED

I GEDE HERRY PURNAMA NI MADE UTAMI DWIPAYANTI

Volume : 0 Nomor : 2 Published : 2018, September

JURNAL SIMBIOSIS

Abstrak

Pewarnaan sebagai bagian dari proses produksi industri tekstil menghasilkan air limbah yang berpengaruh pada badan air dan berbahaya bagi kehidupan organisme yang ada di air, karena mengandung kandungan organik yang tinggi dan intensitas warna yang tinggi. Oleh karena itu diperlukan suatu upaya pengolahan air limbah tersebut sebelum masuk ke badan air. Penelitian ini menggunakan metode lahan basah (Constructed Wetland) tanaman air mengambang dengan tanaman eceng gondok (Eichornia crassipes) dengan tujuan untuk mendapatkan tingkat efisiensi penyisihan kandungan BOD5, COD, TSS, dan warna dari air limbah industri pencelupan. Penelitian ini berskala laboratorium untuk meneliti efisiensi pengaruh dari pemakaian tanaman pada proses pengolahan air limbah. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan pemeriksaan BOD5, COD, TSS, dan intensitas warna dari air limbah industri pencelupan. Hasil dari penelitian ini menunjukan efisiensi penyisihan kandungan BOD5 11,06% - 53,09%, COD 8,31% - 55,22%, TSS 6,84%, - 59,47%, dan intensitas warna7,54% - 34,8% pada kisaran pH berkisar 7,33 – 8,90. Organic loading rate reaktor constructed wetland diperoleh 424,57 kg/ha.hari sampai 2233,88 kg/ha.hari Hasil ini menyimpulkan bahwa metode lahan basah menggunakan eceng gondok memiliki efisiensi penyisihan BOD5, COD, TSS, dan warna yang rendah. Hal ini ditunjang dengan hasil penelitian dengan batch reactor yang menunjukan tingkat penyerapan warna oleh tanaman Eceng Gondok tanpa pengolahan pendahuluan juga masih rendah. Selain itu pada percobaan kontinyu masih ada sampel effluent yang lebih tinggi dari standar baku mutu Kep.Men.51/Men.LH/10/1995